Sekda Kabupaten Bogor Tekankan Pentingnya Integritas dan Inovasi kepada Peserta Latsar CPNS 2025



GarudaNews (BOGOR) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika, memberikan pembekalan sekaligus ceramah pada kegiatan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) Tahun 2025 yang diselenggarakan di Hotel Horison Sayaga Cibinong, Senin (22/9/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Ajat menyampaikan materi tentang Muatan Teknis Substansi Lembaga (MTSL) serta memberikan arahan dan motivasi kepada para peserta.

Sekda menegaskan bahwa integritas adalah fondasi utama yang harus dimiliki oleh setiap aparatur sipil negara, khususnya bagi para CPNS yang sedang menjalani pelatihan dasar. 

"Menjadi ASN bukan hanya tentang status atau pekerjaan, tetapi merupakan amanah besar yang menuntut tanggung jawab moral dan profesional. Kalian harus menjadi pribadi yang berintegritas, jujur, dan dapat dipercaya dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik," ujar Ajat.

Lebih lanjut, Ajat menekankan pentingnya memiliki sikap inovatif, kreatif, dan adaptif dalam menghadapi dinamika perubahan zaman. Menurutnya, ASN masa kini dituntut untuk tidak hanya bekerja sesuai prosedur, tetapi juga mampu menciptakan solusi dan terobosan yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat.

"Sebagai pelayan masyarakat, kita harus selalu siap berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan publik yang terus berkembang. Jangan sampai kita tertinggal oleh zaman. ASN yang berkualitas adalah mereka yang tidak berhenti belajar, berpikir kritis, dan bekerja dengan hati," tambahnya.

Ajat juga mengingatkan bahwa kesempatan untuk menjadi ASN merupakan impian bagi banyak orang, sehingga para peserta Latsar CPNS 2025 harus bersyukur dan memanfaatkan momen ini dengan sebaik-baiknya.

Kegiatan Latsar CPNS ini merupakan bagian dari proses pembentukan karakter dan kompetensi dasar bagi para CPNS, agar ke depan mampu menjalankan tugas dan fungsinya secara profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima.

Editor : Eby
Lebih baru Lebih lama