14 Rumah Rusak Akibat Gempa di Sukabumi, 57 Warga Terdampak


GarudaNews (SUKABUMI) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi melaporkan bahwa jumlah rumah yang terdampak gempa bumi di wilayahnya bertambah menjadi 14 unit. Jumlah ini meningkat dari sebelumnya yang hanya tercatat enam rumah.

Dari total 14 rumah yang rusak, satu di antaranya mengalami kerusakan sedang, sementara 13 lainnya mengalami kerusakan ringan. Kerusakan bangunan tersebut tersebar di Kecamatan Kabandungan, tepatnya di Desa Cipeuteuy (Kampung Cisarua RT 04 RW 05, Kampung Cipeuteuy RT 04 RW 01, dan Kampung Arendah RT 04 RW 02), serta di Desa Tugubandung (Kampung Cisasah RT 02 RW 08).

“Sebanyak 57 jiwa dari 15 kepala keluarga terdampak akibat gempa ini. Namun tidak ada warga yang mengungsi,” ujar Manajer Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, Senin (22/9/2025).

Meski menyebabkan kerusakan pada rumah warga, gempa ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Saat ini, BPBD masih melakukan pendataan untuk menghitung total kerugian yang ditimbulkan.

Diketahui, gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Sukabumi sebanyak 38 kali dalam rentang waktu dari Sabtu malam (20/9) hingga Minggu sore (21/9). Informasi dari BMKG menyebutkan bahwa hingga pukul 16.37 WIB pada Minggu, telah terjadi 38 kali gempa susulan dengan kekuatan terbesar mencapai magnitudo 3,8 dan terkecil 1,9.

“Guncangan gempa dirasakan di sejumlah kecamatan seperti Kalapanunggal, Kabandungan, dan Dramaga Palabuhanratu, dengan intensitas getaran mencapai skala II MMI,” kata Kepala BMKG Wilayah II Tangerang Selatan, Hartanto.

Editor : Eby
Lebih baru Lebih lama