GarudaNews (Sukabumi) - Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dimanfaatkan DPRD Kabupaten Sukabumi untuk memperkuat komitmen dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan di daerah. Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Sukabumi, Leni Liawati, menegaskan bahwa Hardiknas tidak boleh dimaknai sekadar kegiatan seremonial tahunan, tetapi harus menjadi bahan evaluasi bersama terhadap dunia pendidikan.
“Peringatan Hari Pendidikan Nasional harus menjadi momentum refleksi untuk memastikan pendidikan di Kabupaten Sukabumi terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Leni, Sabtu (02/05/2026).
Ia menjelaskan, DPRD memiliki tiga fungsi utama dalam mendukung sektor pendidikan, yakni legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Dari sisi legislasi, DPRD memastikan penyelenggaraan pendidikan berjalan sesuai aturan yang berlaku, termasuk melalui Perda Nomor 9 Tahun 2009 tentang Penyelenggaraan Pendidikan yang telah diperbarui menjadi Perda Nomor 7 Tahun 2023.
Menurutnya, regulasi tersebut mengatur berbagai aspek pendidikan secara menyeluruh, mulai dari pendidikan formal dan nonformal, pendidikan inklusif, wajib belajar, hingga dukungan pendanaan guna meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Sukabumi.
Selain itu, DPRD juga terus mendorong pemerintah daerah agar konsisten dalam mengalokasikan anggaran pendidikan sesuai kebutuhan dan perencanaan pembangunan daerah.
“Anggaran pendidikan harus tepat sasaran agar kualitas layanan pendidikan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat,” katanya.
Dalam aspek pengawasan, DPRD turut mendorong evaluasi berkelanjutan terhadap kualitas pendidikan, termasuk peningkatan kompetensi guru, kesejahteraan tenaga pendidik, ketersediaan sarana dan prasarana sekolah, hingga pembentukan karakter peserta didik.
Leni menambahkan, dukungan terhadap dunia pendidikan juga diwujudkan melalui sejumlah program konkret, seperti beasiswa Hafidz Qur’an untuk siswa SD dan SMP, serta kerja sama beasiswa pendidikan tinggi bersama Universitas Nusa Putera bagi mahasiswa yang lolos seleksi.
Ia berharap berbagai langkah tersebut mampu melahirkan generasi muda Sukabumi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan di masa mendatang.
“Pendidikan adalah investasi masa depan. Karena itu, peningkatan kualitas pendidikan harus menjadi tanggung jawab bersama,” pungkasnya.
(eRHa)
