GarudaNews (Sukabumi) - Beragam usulan pembangunan disampaikan masyarakat Kecamatan Cikakak kepada Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Mansurudin, saat kegiatan Reses Ke-II Tahun Sidang 2026 yang digelar di Kampung Kurnia RT 01/RW 06, Desa Sukamaju, Kamis (04/06/2026).
Kegiatan yang menjadi wadah komunikasi antara masyarakat dan legislatif tersebut dimanfaatkan warga untuk menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan yang dinilai mendesak di wilayahnya. Mulai dari peningkatan infrastruktur pertanian hingga pengembangan sektor pariwisata menjadi perhatian utama dalam dialog yang berlangsung.
Sejumlah warga mengeluhkan kondisi jalan usaha tani yang masih membutuhkan peningkatan guna memperlancar aktivitas pertanian. Selain itu, perbaikan jaringan irigasi juga menjadi salah satu usulan yang banyak disampaikan mengingat pentingnya ketersediaan air bagi keberlangsungan sektor pertanian yang menjadi mata pencaharian utama masyarakat.
Tak hanya itu, masyarakat juga berharap adanya perhatian lebih terhadap pengembangan potensi wisata yang dimiliki Kecamatan Cikakak. Menurut warga, sektor pariwisata memiliki peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal jika didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Mansurudin menegaskan bahwa seluruh usulan masyarakat akan dicatat dan diperjuangkan dalam proses pembahasan pembangunan daerah di DPRD Kabupaten Sukabumi.
“Reses menjadi momentum penting bagi kami untuk mendengar secara langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami tampung dan perjuangkan agar dapat menjadi bagian dari prioritas pembangunan daerah,” kata Mansurudin.
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu menilai keterlibatan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi sangat penting untuk memastikan program pembangunan yang direncanakan pemerintah benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Menurutnya, sektor pertanian dan pariwisata merupakan dua potensi strategis yang perlu terus didorong karena memiliki dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.
“Jika infrastruktur pertanian semakin baik dan potensi wisata dapat dikembangkan secara optimal, maka dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat, baik dari sisi ekonomi maupun peningkatan kualitas hidup,” ujarnya.
Kegiatan reses tersebut dihadiri tokoh masyarakat, perangkat desa, ketua RT dan RW, tokoh pemuda, serta warga setempat. Suasana berlangsung penuh keakraban dengan berbagai masukan yang disampaikan secara terbuka kepada wakil rakyat.
Sebagai bagian dari rangkaian Reses Ke-II DPRD Kabupaten Sukabumi yang berlangsung pada 3 hingga 5 Juni 2026, kegiatan ini menjadi sarana bagi anggota DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Seluruh usulan yang dihimpun akan dibawa ke forum pembahasan sesuai mekanisme perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah.
Mansurudin berharap komunikasi yang terjalin melalui kegiatan reses dapat memperkuat hubungan antara masyarakat dan DPRD, sekaligus memastikan setiap kebijakan pembangunan yang diambil benar-benar berangkat dari kebutuhan riil masyarakat di tingkat bawah.
(eRHa)
