GarudaNews (Sukabumi) - Di kaki pegunungan yang masih asri di Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, terdapat sebuah kampung adat yang hingga kini tetap teguh menjaga warisan budaya leluhur. Kampung Adat Kasepuhan Girijaya di Desa Girijaya menjadi salah satu destinasi wisata budaya yang menawarkan pengalaman berbeda, memperkenalkan kehidupan masyarakat adat Sunda yang masih mempertahankan tradisi, nilai gotong royong, serta kearifan lokal di tengah perkembangan zaman.
Salah satu tradisi yang menjadi identitas Kasepuhan Girijaya adalah Seren Taun, sebuah upacara adat yang setiap tahun dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil panen yang diperoleh masyarakat. Pada tahun 2026, tradisi tersebut digelar selama dua hari, 4–5 Juli, bertepatan dengan momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.
Seren Taun bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sebuah warisan budaya yang memiliki makna mendalam. Prosesi adat ini menjadi simbol penghormatan terhadap alam, rasa syukur atas rezeki yang diberikan, sekaligus doa agar musim tanam berikutnya membawa hasil yang lebih baik. Nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, pelestarian lingkungan, serta penghormatan terhadap leluhur menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam setiap rangkaian kegiatan.
Keunikan tradisi tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Setiap pelaksanaan Seren Taun, masyarakat dari berbagai daerah, seperti Banten, DKI Jakarta, Bogor, Purwakarta, hingga Jawa Tengah, datang untuk menyaksikan secara langsung prosesi adat yang masih dijaga keasliannya oleh masyarakat Kasepuhan Girijaya.
Kasepuhan Girijaya merupakan salah satu potensi unggulan Desa Girijaya yang memadukan kekayaan budaya, sejarah, dan kearifan lokal. Tradisi yang masih lestari hingga saat ini menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin mengenal lebih dekat kehidupan masyarakat adat Sunda. Melalui pelestarian budaya seperti Seren Taun, Desa Girijaya tidak hanya menjaga warisan leluhur, tetapi juga mengembangkan potensi wisata budaya yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.
Selain menyuguhkan kekayaan tradisi, kawasan Kampung Adat Girijaya juga menghadirkan suasana pedesaan yang sejuk dengan bentang alam pegunungan, hamparan sawah, serta aktivitas masyarakat yang masih mempertahankan pola hidup selaras dengan alam. Kondisi tersebut menjadikan kawasan ini tidak hanya menarik bagi wisatawan budaya, tetapi juga bagi pecinta wisata edukasi dan ekowisata.
Camat Cidahu, Tamtam Alamsyah, mengatakan Desa Girijaya telah ditetapkan sebagai salah satu desa wisata di Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, desa tersebut memiliki sejumlah potensi wisata yang layak dikembangkan, termasuk Kampung Adat Kasepuhan Girijaya yang menjadi ikon wisata budaya di wilayah Kecamatan Cidahu.
"Desa Girijaya memiliki beberapa destinasi wisata, dan Kampung Adat Kasepuhan Girijaya menjadi salah satu daya tarik utama karena memiliki tradisi yang masih terjaga hingga sekarang. Seren Taun bukan hanya menjadi kebanggaan masyarakat adat, tetapi juga aset budaya yang dapat mendukung pengembangan sektor pariwisata," ujarnya.
Menurut Tamtam, pengembangan wisata budaya diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Kehadiran wisatawan saat pelaksanaan Seren Taun turut membuka peluang bagi pelaku UMKM, pengrajin lokal, penyedia kuliner tradisional, hingga masyarakat yang menawarkan jasa homestay dan pemandu wisata.
Pemerintah Kecamatan Cidahu bersama Pemerintah Desa Girijaya terus mendorong pelestarian budaya sebagai bagian dari pembangunan desa yang berkelanjutan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menjadikan Kampung Adat Kasepuhan Girijaya sebagai destinasi wisata budaya yang semakin dikenal, tanpa menghilangkan nilai-nilai adat yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Di tengah derasnya arus modernisasi, keberadaan Kasepuhan Girijaya menjadi bukti bahwa tradisi dan budaya dapat berjalan beriringan dengan pembangunan. Melalui Seren Taun, masyarakat tidak hanya merawat warisan leluhur, tetapi juga memperkenalkan identitas budaya Kabupaten Sukabumi kepada masyarakat luas.
Dengan kekayaan budaya, keindahan alam, serta masyarakat yang masih memegang teguh nilai-nilai adat, Kasepuhan Girijaya memiliki potensi besar menjadi salah satu destinasi wisata budaya unggulan di Kabupaten Sukabumi. Ke depan, kawasan ini diharapkan mampu menjadi pusat edukasi budaya sekaligus penggerak ekonomi masyarakat berbasis kearifan lokal, sehingga warisan leluhur tetap lestari dan memberi manfaat bagi generasi mendatang.
(Adv)

