Gunung Wayang Kalapanunggal, Perpaduan Alam Eksotis dan Kearifan Lokal


GarudaNews (Sukabumi) - Desa Gunung Endut, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, terus menunjukkan potensinya sebagai desa wisata yang menarik minat pengunjung. Keindahan alam pegunungan yang masih asri menjadi daya tarik utama, terutama bagi wisatawan yang gemar mengabadikan momen kebersamaan dengan latar panorama alam yang eksotis dan instagramable.

Salah satu destinasi unggulan di kawasan tersebut adalah Agro Wisata Gunung Wayang. Destinasi ini menawarkan beragam spot foto dengan latar belakang pegunungan yang memikat, sehingga menjadi magnet bagi wisatawan, baik dari Sukabumi maupun luar daerah.

Selain panorama alam, pengelola juga telah melengkapi berbagai fasilitas penunjang untuk kenyamanan pengunjung. Mulai dari shelter untuk beristirahat, wahana bermain anak, hingga fasilitas umum seperti foodcourt, kafe, mushola, dan toilet.

Keunikan lain yang menjadi ciri khas adalah gapura megah di pintu masuk dengan konsep arsitektur Bali, namun dipadukan dengan ornamen ukiran khas Sunda. Perpaduan tersebut menciptakan identitas tersendiri, sekaligus memperkuat nilai budaya lokal yang tetap dipertahankan di tengah pengembangan wisata.

Agro Wisata Gunung Wayang yang berlokasi di Kampung Sinagar ini dikelola oleh BUMDes Warga Sejahtera sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat melalui sektor pariwisata desa.

Kepala Desa Gunung Endut, Dede Mistar, mengungkapkan bahwa pembangunan destinasi ini tidak terjadi secara instan. Prosesnya telah dimulai sejak 2017 melalui kerja sama pemanfaatan lahan konservasi milik PTPN VIII seluas kurang lebih 8 hektare.

“Konsep agro wisata yang kami kembangkan tidak hanya menonjolkan keindahan alam, tetapi juga mengintegrasikan potensi lokal seperti pertanian, perikanan, wahana edukasi, hingga hiburan keluarga,” ujarnya saat ditemui di Agro Wisata Gunung Wayang, Rabu (29/04/2026).


Ia menambahkan, pengembangan wisata ini juga diarahkan untuk tetap menjaga nilai-nilai budaya dan kearifan lokal masyarakat setempat.

“Kami ingin menghadirkan destinasi yang bukan hanya indah secara visual, tetapi juga memiliki identitas budaya yang kuat. Karena itu, unsur kearifan lokal tetap kami jaga agar tidak hilang di tengah perkembangan wisata,” jelasnya.

Dengan harga tiket masuk yang terjangkau, yakni Rp10.000, pengunjung sudah dapat menikmati berbagai fasilitas seperti panggung seni, area wirausaha, camping ground, gazebo, flying fox, kolam renang, hingga kantin.

Lebih lanjut, Dede menyebutkan bahwa pengembangan Agro Wisata Gunung Wayang juga memberikan dampak positif bagi sektor lain, terutama ekonomi masyarakat.

“Selain pariwisata, kami juga mendorong pengembangan UMKM, industri kreatif, serta sektor pertanian dan perkebunan agar dapat tumbuh bersama. Harapannya, keberadaan wisata ini benar-benar meningkatkan kesejahteraan warga,” ungkapnya.

Ke depan, pemerintah desa bersama pengelola berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan dan inovasi agar Agro Wisata Gunung Wayang mampu bersaing dengan destinasi lain, sekaligus menjadi ikon wisata unggulan di Kabupaten Sukabumi.

Dengan potensi alam yang dimiliki serta dukungan masyarakat, Desa Gunung Endut optimistis mampu berkembang sebagai destinasi wisata berbasis kearifan lokal yang berkelanjutan.

(eRHa)
Lebih baru Lebih lama