Potensi Sumber Air Melimpah, Desa Pondokkaso Tengah Buka Peluang Investasi Dongkrak Ekonomi Warga


GarudaNews (Sukabumi) - Desa Pondokkaso Tengah, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, menyimpan peluang besar dalam pengembangan ekonomi berbasis sumber daya air. Selain dikenal memiliki lahan pertanian yang luas dan subur, desa ini juga memiliki potensi sumber air jernih dan melimpah yang belum dimanfaatkan secara optimal.

Diberitakan sebelumnya, Desa Pondokkaso Tengah memiliki luas wilayah sekitar 201 hektare dan jumlah penduduk mencapai 8.436 jiwa, serta memiliki karakter geografis yang mendukung pengembangan berbagai sektor usaha. Tidak hanya sebagai penopang kebutuhan masyarakat, sumber air di wilayah ini dinilai memiliki nilai ekonomis tinggi jika dikelola secara profesional.

Sekretaris Desa Pondokkaso Tengah, Dandan Ramdani, S.A.P., menuturkan bahwa potensi sumber daya air di desanya menjadi salah satu aset unggulan yang siap dikembangkan melalui investasi.

“Kami memiliki sumber air yang jernih dan debitnya cukup besar. Ini peluang yang sangat potensial, baik untuk pengembangan air minum dalam kemasan maupun sektor wisata berbasis air,” ujarnya saat ditemui, Rabu (29/04/2026).


Menurutnya, pengelolaan sumber air secara modern tidak hanya akan meningkatkan nilai tambah ekonomi, tetapi juga membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat desa.

“Jika dikelola dengan baik, potensi ini bisa menjadi sumber pendapatan baru bagi warga, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara signifikan,” tambahnya.

Selain sektor air, Desa Pondokkaso Tengah juga memiliki lahan pertanian sekitar 100 hektare yang selama ini menjadi penopang utama ekonomi masyarakat. Namun, pemerintah desa melihat bahwa diversifikasi usaha melalui pemanfaatan sumber air dapat menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan ekonomi warga.

Dandan menjelaskan, bahwa pihaknya terus mendorong pengelolaan potensi desa secara terpadu dan berkelanjutan.

“Kami ingin potensi yang ada tidak hanya dimanfaatkan secara konvensional, tetapi dikembangkan menjadi sektor usaha yang bernilai ekonomi tinggi dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pemerintah desa terbuka terhadap kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk investor yang memiliki visi sejalan dengan pembangunan desa.

“Kami membuka peluang investasi seluas-luasnya, khususnya dalam pengembangan sumber daya air. Namun tentu harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan tidak merusak lingkungan,” tegasnya.

(eRHa)
Lebih baru Lebih lama